Peran Kepala Sekolah Dalam Memaksimalkan Mutu Pendidikan Melalui Implementasi G7KAIH

Authors

  • Tri Mitalia Endah Wulandari Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Anam Sutopo Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Sofyan Anif Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31316/esjurnal.v13i1.4679

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan dasar tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kebiasaan positif peserta didik. Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah meluncurkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH) sebagai upaya penguatan pendidikan karakter berbasis pembiasaan. Keberhasilan implementasi program ini sangat dipengaruhi oleh peran kepemimpinan kepala sekolah sebagai penggerak utama di tingkat satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam memaksimalkan mutu pendidikan melalui implementasi G7KAIH di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur, melalui penelusuran dan analisis sistematis terhadap artikel jurnal, buku ilmiah, dan dokumen kebijakan relevan yang terbit pada periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan strategis dalam meningkatkan mutu input, proses, dan output pendidikan melalui perencanaan program pembiasaan, penguatan budaya sekolah, supervisi pembelajaran, serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat. Implementasi G7KAIH yang dikelola secara efektif berkontribusi pada peningkatan kesiapan belajar, iklim sekolah yang kondusif, serta perkembangan karakter dan prestasi belajar peserta didik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang visioner dan berorientasi pada mutu merupakan faktor kunci keberhasilan G7KAIH dalam meningkatkan mutu pendidikan secara holistik dan berkelanjutan.

Published

2026-01-13

Citation Check